Dunia

Laskar e-Jhangvi rilis video pemenggalan Dua Orang Syiah

timthumb

islampos.com—SYIAH, kelompok sesat itu rupanya menjadi musuh besar  bagi Laskar e-Jhangvi. Kelompok pejuang Islam anti Syi’ah di Pakistan dalam sebuah pemberitaan terbaru, dikabarkan bahwa Laskar e-Jhangvi telah mengedarkan video pemenggalan Dua Muslim Syiah




Baca Juga :





Video, berjudul “Balas Dendam,” itu telah dirilis pekan lalu, pertama kali pada forum Jamia Hafsa Urdu dan kemudian didistribusikan di forum jihad lainnya, menurut site Intelligence Group, yang memperoleh video tersebut. Video ini merupakan yang pertama yang dirilis oleh kelompok pejuang Islam.

Dalam video tersebut, dua laki-laki Syiah difilmkan selama hampir setengah jam sebelum mereka dibawa keluar dan duduk di tanah dengan tangan terikat di belakang punggung mereka. Berdiri di belakang mereka empat pejuang Lashkar-e-Jhangvi bertopeng, dua memegang sebuah spanduk merah dengan pedang disilangkan.

Dua dari pejuang Lashkar-e-Jhangvi kemudian menarik pisau keluar, dan dilanjutkan dengan memenggal kepala dua orang Syiah itu. Kepala korban kemudian ditempatkan di punggung mereka.

Seoran jihadis pada forum Hunein, yang memposting dalam bahasa Arab, mengatakan Lashkar-e-Jhangvi “bersekutu dengan Taliban-Pakistan dan memiliki hubungan dekat dengannya. [nr/islampos/pt]



2 Comments

2 Comments

  1. yusuf

    August 27, 2012 at 6:55 pm

    apakah membantai seperti itu debenrakan dalam islam?

  2. Al fauzi

    August 28, 2012 at 12:10 am

    inilah ironiX
    ketika ada musuh nyata yg sedang menjajah
    dan islam di pusingkan dgn hilangX persatUan

    justru kaum muslimin membanggakan membunuh saudarax yg sama sama bertauhid dan solat menghadap kabah..

    apa yg di maksud sesat dan balas dendam.. bila nabi saja melarang membunuh musuh yg “terpaksa” bertauhid walau dalam perang sekalipun.

    inilah konspirasi berbuah manis musuh sbnarX
    umat islam tak perlu diPerangi. toh
    mereka sdh saling bunuh bunuhan

    miris

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Si prega di attivare i Javascript! / Please turn on Javascript!

Javaskripta ko calu karem! / Bitte schalten Sie Javascript!

S'il vous plaît activer Javascript! / Por favor, active Javascript!

Qing dakai JavaScript! / Qing dakai JavaScript!

Пожалуйста включите JavaScript! / Silakan aktifkan Javascript!