KERAPIHAN rasanya bukan kata yang tepat untuk menggambarkan anak-anak, apalagi jika itu menyangkut kamar tidur mereka.
Melihat kamar tidur anak berantakan selalu saja membangkitkan emosimu. Bagaimana tidak, mainan tergeletak di setiap sudut ruangan, sprei berantakan, baju-baju dari lemari pun berserakan di lantai. Aduh, melihatnya saja sungguh menganggu bukan?
BACA JUGA:Â 5 Tips Ampuh Ajarkan Anak Beramal Soleh
Tidak jarang ini membuat orangtua turun tangan membereskan kembali kamar si Kecil agar kembali nyaman dilihat. Inilah kesalahan yang sering kamu lakukan.
Anak-anak perlu diajarkan merapikan kamarnya sendiri sedari dini. Kegiatan ini sebenarnya menyimpan banyak manfaat yang penting bagi anak mama. Sama seperti memberiskan diri sendiri, kamar pun menjadi cerminan kebersihan mereka lho.
Yuk ajak anak mulai membersihkan kamarnya sendiri! Temukan sejumlah manfaat bagi anak ketika mulai merapikan kamar sendiri dikutip dari di Popmama.com.
1 Bagaimana cara memulainya?
Memulai kebiasaan yang baru tidaklah mudah, termasuk ketika memulai merapikan ranjang sendiri. Tidak apa-apa kok jika mereka belum bisa memulainya, kamu dapat membimbing mereka pelan-pelan.
Anakmu, khususnya yang masih kecil tentu belum memiliki kemampuan yang baik dalam mengatur atau merapikan sesuatu, mereka masih membutuhkan bantuanmu. Untuk masalah ini,orangtua boleh menemani anak menunjukkan cara yang perlu mereka lakukan. Contohnya seperti mengajari anak cara mengambil pakaian yang jatuh di lantai dan menaruhnya sesuai dengan tempatnya.
Atau mungkin kamu dapat memulai membimbing anak membereskan satu bagian dari kamar mereka terlebih dahulu, seperti mulai dari ranjang anak. Ajari mereka cara merapikan bantal, selimut, dan sprei. Ketika si Kecil sudah menguasainya, kini kamu dapat memberikan tugas tambahan seperti merapikan meja belajar.
Selalu ingat untuk tidak merapikan kamar si Kecil untuk mereka. Ketika anak cukup mampu untuk merapikan kamarnya sendiri, biarkan mereka sendiri yang melakukannya. Anak yang terbiasa dibantu akan membuatnya menjadi manja dan tidak mandiri.
Melansir dari empoweringparents.com, ketika anak gagal merapikan kamarnya dengan baik, Kamu sebaiknya menggunakan konsekuensi daripada memberikan hukuman. Seperti ketika anak tidak merapikan kamarnya, kamu sebaiknya tidak mengijinkan mereka bermain gadget terlebih dahulu hingga anak-anak dapat melakukan tugasnya dengan baik.
2 Mengasah anak menjadi lebih mandiri
Kamu tentu ingin si Kecil belajar menyadari dan memenuhi tanggung jawabnya mulai dari hal-hal kecil. Mereka sebenarnya dapat mengembangkannya dengan membiasakan diri merapikan kamar.
Ketika anakmu merapikan kamarnya sendiri itu berarti mereka menyadari bahwa itu milik mereka yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Kesadaran ini akan membantu mereka untuk lebih bandiri dan bertanggung jawab atas kebersihan kamar mereka.
3 Meningkatkan kesehatan
Percaya tidak, ternyata kebiasaan merapikan kamar dapat membawa kesehatan. Menurut penelitian, kamar yang berantakan membutukan waktu yang cukup lama untuk dirapikan. Ini secara tidak langsung membuat waktu tidur si Kecil menjadi tertunda.
Namun berbeda ketika kamar mereka terlihat rapi dan teratur tanpa kekacauan. Situasi ini akan membuat pikiran mereka lebih tenang, anak mama juga akan tidur dalam waktu yang lebih lama dan tentunya lebih sehat.
Merapikan kamar sendiri membuat anak terhindar dari bakteri dan kuman yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Berbahaya sekali bukan?
4 Menghemat waktu
Sering tidak si Kecil kesulitan menemukan barangnya yang hilang di kamar karena ada banyak benda yang tidak tersusun rapi? Atau ketika mereka menyiapkan buku atau alat tulis untuk keperluan sekolah namun kamarnya berantakan dan kacau. Berapa banyak waktu yang hilang hanya untuk menemukannya ya?
Merapikan kamar dapat membantu anakmu mengenali barang-barang mereka lebih lagi. Khususnya mengenai posisi dimana benda tersebut, di rak buku kah, atau mungkin di meja kecil di dekat kasur.
Benda-benda di kamar yang tersusun rapi memudahkan anak mama ketika membutuhkannya kelak. Sehingga mereka tidak perlu lagi membuang banyak waktu hanya untuk mencari buku sambil merasa panik.
5 Menjadi kebiasaan baik
Ketika si Kecil terbiasa merapikan kamarnya setiap pagi, ini akan tumbuh menjadi sebuah kebiasaan yang bermanfaat bagi mereka kelak.
Memiliki kebiasaan merapikan kamar sehabis bangun tidur membuat anak-anak akan lebih siap dan bersemanat di pagi hari. Kebiasaan ini juga dapat mendorong anak untuk merapikan hal-hal lainnya di rumah, seperti membantumu menyapu dan membersihkan ruangan yang kotor dan tidak tertata.
6 Menyiapkan anak menjadi pribadi sukses
Untuk menjadi seseorang yang sukses, anakmu bukan hanya perlu belajar mengenai ketepatan waktu, kejujuran, dan kerja keras. Tetapi juga belajar bertanggung jawab dan membantu orang lain melalui merapikan kamar mereka.
Melansir dari nbcnews.com, Dr. Tamar Chansky, seorang psikologis dan penulis dari beberapa buku merujuk pada penelitian yang dipublikasi oleh University of Minnesota, yang menyatakan bahwa memulai membiaakan anak melakukan pekerjaan rumah (termasuk merapikan kamar) dapat membuat mereka mengembangkan pengusaan diri juga kewajiban.
Studi tersebut menemukan bahwa anak-anak yang mulai melakukan hal ini sejak usia dini (3 sampai 4 tahun) akan memiliki relasi yang lebih baik dengan teman dan keluarga, termasuk memiliki kesuksesan akademik yang dapat beranjak menjadi keberhasilan di masa depan.
BACA JUGA:Â 2 Pelajaran dari Pak Amran; Ghibah dan Pendidikan Anaknya
7 Meningkatkan mood dan rasa bahagia
Coba bayangkan, berada di kamar yang berantakan tentunya dapat membuat mood kacau dan tidak semangat. Membayangkan apa saja yang perlu dirapikan sudah membuat lelah. Berbeda sekali ketika berada di kamar yang rapi dan tertata.
Menurut sebuah survei yang dilakukan di Hunch.com, sebanyak 71% orang yang merapikan tempat tidurnya di pagi hari akan merasa lebih bahagia. Selain bahagia, merapikan tempat tidur sendiri juga dapat memunculkan perasaan tenang.
Perasaan ini akan menjadi penyemangat pagi yang anak-anak butuhkan sebelum mengawali aktivitas mereka. Ketika nanti anakmu kembali ke kamar, melihat kamar yang rapi tentunya akan menghilangkan perasaan lelah dalam sekejap. []
SUMBER: POPMAMA