“FIRST Things First” adalah prinsip yang menekankan pada prioritas dan manajemen waktu yang efektif. Istilah ini sering dikaitkan dengan Stephen R. Covey, penulis buku The 7 Habits of Highly Effective People. Dalam konsepnya, Covey mengajarkan bahwa kita harus mendahulukan hal-hal yang paling penting dalam hidup dan pekerjaan, bukan hanya yang mendesak.
Konsep First Things First
Fokus pada yang penting, bukan hanya yang mendesak
Banyak orang terjebak dalam tugas-tugas mendesak tetapi kurang penting, sementara hal-hal penting sering diabaikan.
BACA JUGA:Â Jemput Kesuksesan di Tahun 2025 dengan 10 Langkah Ini
Menggunakan Matriks Manajemen Waktu (Eisenhower Matrix)
Covey membagi tugas menjadi empat kuadran:
Kuadran 1: Mendesak & Penting → Harus segera dikerjakan (misalnya, krisis atau deadline penting).
Kuadran 2: Tidak Mendesak & Penting → Harus diprioritaskan (misalnya, perencanaan, pengembangan diri).
Kuadran 3: Mendesak & Tidak Penting → Bisa didelegasikan (misalnya, gangguan atau permintaan mendadak dari orang lain).
Kuadran 4: Tidak Mendesak & Tidak Penting → Sebaiknya dihindari (misalnya, hiburan berlebihan atau scrolling media sosial tanpa tujuan).
Hidup berdasarkan nilai dan tujuan jangka panjang
Jangan hanya reaktif terhadap tugas-tugas harian, tetapi rencanakan waktu untuk hal-hal yang membawa makna dan pertumbuhan dalam hidup.
BACA JUGA:Â Kenapa Orang Harus Punya Mimpi Besar?
Manfaat Menerapkan First Things First
✅ Meningkatkan produktivitas
✅ Mengurangi stres karena lebih terorganisir
✅ Membantu mencapai tujuan jangka panjang
✅ Meningkatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi
Intinya, prinsip ini mengajarkan kita untuk mengatur prioritas dengan bijak, bukan sekadar sibuk dengan banyak tugas tanpa arah yang jelas. []