APA bahaya begadang setiap malam?
Begadang setiap malam bisa berdampak buruk bagi kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Kurang tidur mengganggu fungsi otak, menyebabkan sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan emosional tidak stabil. Selain itu, daya tahan tubuh menurun, sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit seperti flu, batuk, dan infeksi lainnya.
Dalam jangka panjang, kebiasaan begadang dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.
Agar tubuh tetap sehat, penting untuk menjaga pola tidur yang cukup, yaitu sekitar 7–9 jam per malam. Jika sulit tidur lebih awal, coba kurangi penggunaan gadget sebelum tidur, hindari konsumsi kafein di malam hari, dan ciptakan suasana kamar yang nyaman.
BACA JUGA: Begadang, Dibenci oleh Nabi
Dampak Jangka Pendek:
1. Kurang Konsentrasi & Fokus → Menurunkan produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
2. Mood Tidak Stabil → Lebih mudah stres, cemas, atau depresi.
3. Daya Tahan Tubuh Melemah → Lebih rentan terkena flu, batuk, atau infeksi lainnya.
4. Gangguan Pencernaan → Pola makan jadi tidak teratur, meningkatkan risiko maag dan asam lambung naik.
Dampak Jangka Panjang:
1. Risiko Penyakit Jantung & Stroke → Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
2. Diabetes & Obesitas → Hormon yang mengatur rasa lapar jadi tidak seimbang, membuat lebih sering lapar di malam hari.
3. Penuaan Dini → Kulit kusam, munculnya keriput lebih cepat, dan mata panda.
BACA JUGA: Begadang Merusak Kesehatan: Mengurangi Jatah Umur?
4. Penurunan Daya Ingat → Tidur berperan dalam memperkuat memori, sehingga kurang tidur bisa menyebabkan penurunan fungsi kognitif.
Jika sering begadang, sebaiknya mulai mengatur pola tidur agar lebih sehat. Idealnya, orang dewasa butuh 7–9 jam tidur per malam untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.
REDAKTUR: JALAL HALIF