ADA sebagian orang yang sempit pikirannya, yang menilai harta adalah segala-galanya dalam berumah tangga, dan biasanya orang yang takut menikah karena pertimbangan pertamanya adalah harta, maka harta akan menjadi masalah utama meski telah berumah tangga.
Buktinya, tak sedikit dari kita yang menikah hanya karena bermodalkan harta, ilmu kurang, tanggung jawab seadanya, maka dikemudian hari mereka memilih berpisah hanya karena harta sudah tak menyandingnya lagi (bangkrut).
BACA JUGA: Menikah Muda: antara Cinta dan Cita-cita
Jadi kamu laki-laki jangan bersedih bila kamu ditolak oleh seorang wanita sebab kamu tak berharta, karena yang harusnya masalah itu bila kamu diterima tapi dia hanya tertarik sebab kamu berharta.
Bisa kamu bayangkan bagaimana jadinya bila hanya harta yang ada dibenaknya, dan ketika kamu bersamanya kejadian buruk menimpamu, bangkrut misalnya, tidak menutup kemungkinan dia akan berpaling darimu.
Sungguh saat kamu diterima karea keimananmu, maka disitulah harga cinta yang sesungguhnya. Karena keimanan yang menjadi prioritas, maka sungguh bukan hanya cinta yang akan menyanding setiap saat, tetapi kebaikanpun akan Allah sandingkan dalam hubungan yang ada.
Intinya, jangan bersedih dikala kamu ditolak karena tak berharta oleh seorang wanita, karena hal yang demikian artinya kamu tengah Allah selamatkan dari seseorang yang kurang tepat.
Maka bersyukurlah, dan tunggulah ganti dari Allah yang pastinya akan lebih baik darinya, serta akan datang padamu yang akan lebih ikhlas menerimamu. Insyaallah.
BACA JUGA: 3 Kewajiban Wanita setelah Menikah
Lagipula, emangnya kamu mau cuma bernilai hanya karena kamu berharta? Sedangkan hartamu hanya titipan dari Allah, dan bisa kapan saja Allah akan mengambilnya darimu.
Dan bila telah demikian, maka sungguh kamu akan menderita bila pasanganmu tak lagi setia dan meninggalkanmu hanya karena cintanya (hartamu) sirna darimu. []