KETUA DPR RI Puan Maharani akhirnya angkat bicara mengenai video viral dirinya yang cemberut saat membagi-bagikan kaos kepada masyarakat. Puan pun meminta maaf atas hal tersebut. Hal ini disampaikannya di acara Rosi Kompas TV. Namun Puan memiliki alasan mengapa dirinya saat itu terlihat cemberut.
Puan mengakui bahwa dia yang tampak cemberut adalah hal yang tak bisa dibenarkan, namun ia mengungkapkan alasan mengapa cemberut.
BACA JUGA: PBNU Tolak Politik Identitas di Pemilu 2024 Demi Keutuhan Bangsa
“Haduh pokoknya atas kejadian itu pada kesempatan ini saya meminta maaf, kalau kemudian dianggap judes banget, cemberut banget, saya minta maaf,” kata Puan pada pada perbincangan di acara Rosi Kompas TV.
“Situasinya pada saat itu panas banget, panas banget, terik, kemudian rakyat banyak ada yang mau salaman ada yang mau kaos, tapi kemudian tim yang ada di lapangan harusnya sigap, tapi ternyata tidak sesuai harapan, sebagai manusia kan kadang kala jadi badmood lah,” imbuhnya.
Puan menegaskan bahwa pada saat itu dia marah kepada tim lapangannya bukan pada rakyat.
“Iya kalau lihat di video itu kan kelihatan, saya enggak marah ke rakyat saya enggak cemberut sama rakyat, saya mau cepetan ini panas rakyat udah mau dapat kaos, karena sebelumnya salaman juga,” ungkap Puan.
BACA JUGA: Mohammad Natsir: Agama dan Politik
“Setelah itu saya anggap tidak kondusif jadi naik mobil, ya ngapain marah kalau enggak harus marah kan saya mau ketemu rakyat tapi harus dibantu juga dengan perangkat pendukung biar nyaman,” imbuhnya.
Lebih lanjut Puan Maharani menyebutkan bahwa kejadian itu bisa menjadi pembelajaran untuknya di masa depan.
“Sangat lesson learned, enggak boleh terulang. Pemimpin dalam situasi apa pun ya harus tetap tersenyum,” tuturnya. []
SUMBER: SUARA